Walaupun Ombike bukan hanya mencari nafkah halal dari menghibur orang dengan lagu dan lawakan tapi juga berjiwa penghibur dan senang humor juga tidak cepat marah, tapi disisa hidup Ombike yang sudah lanjut atau usia semakin tua banget atau istilah anak mudanya sudah tuwir atau tua atau sudah ohir atau istilah bahasa preman Jakartanya udah toku, Ombike ikut merasa risi atau merasa “merasa”, walau tidak merasa tersinggung atau marah banget jika mendengar Syair lagu apa saja yang menyinggung orang yang sudah lanjut usia, atau membatasi kreasi atau gaul atau menonton mencari hiburan atau bercinta yang menyiratkan seakan akan hanya yang muda saja yang boleh bercinta.
Jelasnya di usia yang semakin tua Ombike semakin merasa terpanggil untuk membela kaum tua, terutama ketika mendengar syair lagu dangdut yang berjudul "BRONDONG TUA" yang syair lengkapnya seperti berikut ini:
ada brondong tua
tebar-tebar pesona
sukanya daun muda,
dia lupa usia
ada brondong tua,
funky abis gayanya
sukanya hura-hura,
happy aja maunya
brondong brondong tua,
jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya,
jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua,
jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya,
jadi santapan wanita-wanita muda
ada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
Yang ketika pertama Ombike dengar untuk syair pertamanya seperti berikut:
ada brondong tua
cepat-cepat kesorga
sukanya daun muda,
dia lupa usia
Syair yang menurut penilaian Ombike pribadi memerintahkan kepada siapa saja untuk mendo'akan para brondong tua yang ada disitu atau di mana saja supaya cepat mati, hanya dengan cara halus ke sorga yang jelas hanya ada di alam baka Alam kehidupan kembali sesudah manusia wafat.
Yang tapi bisa juga memerintahkan kepada daun muda untuk cepat-cepat masuk kesurga untuk menghindari brondong tua
( yang entah mana yang benar )
( Sorry masih belum di edit )
Jelasnya di usia yang semakin tua Ombike semakin merasa terpanggil untuk membela kaum tua, terutama ketika mendengar syair lagu dangdut yang berjudul "BRONDONG TUA" yang syair lengkapnya seperti berikut ini:
ada brondong tua
tebar-tebar pesona
sukanya daun muda,
dia lupa usia
ada brondong tua,
funky abis gayanya
sukanya hura-hura,
happy aja maunya
brondong brondong tua,
jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya,
jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua,
jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya,
jadi santapan wanita-wanita muda
ada brondong tua tebar-tebar pesona
sukanya daun muda, dia lupa usia
ada brondong tua, funky abis gayanya
sukanya hura-hura, happy aja maunya
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
brondong brondong tua, jelalatan cari mangsa
keluar masuk lubang buaya, jadi santapan wanita-wanita muda
Yang ketika pertama Ombike dengar untuk syair pertamanya seperti berikut:
ada brondong tua
cepat-cepat kesorga
sukanya daun muda,
dia lupa usia
Syair yang menurut penilaian Ombike pribadi memerintahkan kepada siapa saja untuk mendo'akan para brondong tua yang ada disitu atau di mana saja supaya cepat mati, hanya dengan cara halus ke sorga yang jelas hanya ada di alam baka Alam kehidupan kembali sesudah manusia wafat.
Yang tapi bisa juga memerintahkan kepada daun muda untuk cepat-cepat masuk kesurga untuk menghindari brondong tua
( yang entah mana yang benar )
( Sorry masih belum di edit )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar