Rabu, 06 Februari 2013

OBAT AWET TUA 1

Mungkin kamu seperti Ombike, ketika kecil mau cepat remaja dan dewasa, tapi ketika sudah dewasa takut tua, 
kesal dan merasa tersindir ketika mendengar lagu Burung kakak tua  yang syairnya seperti ini:
burung kakak tua
hinggap di jendela
kakek sudah tua 
gigi nya tinggal dua

tek dung...tek  dung
hulala... burung kakak tua.
yang tampaknya sejak tahun 1950 an sudah begitu populer, atau lagu-lgu berikutnya di tahun berikutnya seperti lagu:
Tua-tua keladi, atau di tahun 2012 Abg tua atau , Berondong tua, atau lagu lain yang syairnya menyinggu yang tua-tua, kecuali "Penyanyi tua" lagu dengan irama kroncong dari group Koes plus
   Demikian juga dengan Ombike, ketika masih kecil dan sudah bisa berpikir sekitar usia 10 Tahun, pernah berpikir untuk itu, cepat remaja dan dewasa, ketika pada suatu hari Ombike ingin menonton sebuah film dengan label khusus untuk usia di atas 17 tahun di sebuah bioskop di Kota jakarta yang di kala itu masih banyak terutama di taman hiburan Lokasari ada lebih dari 3 buah gedung pertunjukan bioskop yang letaknya berdekatan dan bahkan dalam 1 komplek, di antaranya biskop Mangga Besar, Taman sari, Rukiah, Sri Intan dan Merpati dan belum ada  tempat pertunjukan bioskop yang biasa di sebut “MISBAR  ( alias  gerimis bubar alias jika gerimis bubar )” karena bioskop itu hanya terdiri dari tanah lapang lalu di sisinya di berikan dinding dari papan, kursinya juga panjang dari papan tanpa senderan, tanpa sekat kecuali jalur tengah yang memisahkan baris satu kursi dengan yang lainnya , tanpa atap. Dan bahkan di dekat tempat tinggal saya ada bioskop yang terletak di tengah jalan gang yang di batasi rumah warga,  yang para penontonnya tidak di batasi usianya, yang banyak bermunculan di Kota Jakarta karena belum ada alat pemutar video jenis apa saja dan televisi juga masih hitam putih dan hanya orang kaya yang bisa memilikinya, dan belum banyak gedung bioskop yang tutup akibat sepi penonton yang di mulai di tahun 1980 an, dan tentu saja Ombike di tolak menonton walau mampu membayar harga karcis yang di jual.
Waktu itu Ombike hanya boleh dan bisa menonton pertunjukan film dengan Label untuk usia di bawah 17 tahun, tepatnya film dengan label “UNTUK SEMUA UMUR” .
Di kala itulah kepikiran oleh Ombike untuk ingin cepat usia 17 tahun yang biasa di sebut remaja atau masa remaja.
Dan ketika sudah usia 17 tahun lebih, kepikiran lagi oleh Ombike takut tua dan untuk ingin awet muda, apa lagi jika mengingat orang yang sudah tua atau usia lanjut, selain pisik sudah lemah juga banyak kendala, seperti yang di kumandangkan oleh beberapa buah syair lagu, di antaranya: Burung kakak tua yang tampaknya sejak tahun 1950 an sudah begitu populer, atau lagu-lagu berikutnya di tahun berikutnya seperti lagu:
Tua-tua keladi, atau di tahun 2012 Abg tua atau , Berondong tua atau lagu lain yang syairnya menyinggu yang tua-tua, kecuali "Penyanyi tua" lagu dengan irama kroncong dari group Koes plus
Dan ketika usia sudah lanjut Ombike merasa kesal atau kesindir terutama ketika mendengar lagu-lagu yang mengingatkan orang tua atau terutama sebuah lagu dengan irama dangdut yang di lantunkan oleh  yang mengisyaratkan yang boleh bercinta hanya yang muda yang bercinta. .
Tapi sebagai orang yang punya hobby bercanda dan bahkan punya jiwa humor juga cita-cita ingin menghibur semua orang supaya selalu tertawa terbahak-bahak, minimal membuat orang lain tertawa senang atau minimal tersenyum atau tidak marah atau tidak sedih atau tidak bingung,  Ombike hanya tersenyum kecut atau tertawa sendiri jika mendengar lagu dengan syair itu
Dan untuk itu Ombike tidak tinggal diam alias tidak mau kalah siap menghadapi bombardir  lagu dengan syair yang boleh di sebut menyindir orang yang usianya sudah lanjut supaya sadar diri atau membatasi gerak orang yang lanjut usia, atau bikin keki orang sudah lanjut usia, ombike melawan dengan bikin syair lagu yang judul lagu dan syairnya sebagai berikut, di antaranya:
BURUNG KAKAK TUA MODERN
Jaman dahulu
Orang menyanyikan lagu
burung kakak tua dengan syair seperti ini
burung kakak tua
menclok di jendela
kakek sudah tua
giginya tinggal dua
tek dung tekdung hulala
burung kakak  tua

itu lagu  jadul...
itu jaman dulu
tapi kini di jaman modern
syairnya jadi seperti ini
Burung kakak tua
hinggap di jendela
orang jika sudah tua
giginya habis semua...

tapi gigiku habis
bukan karena tua
tapi karena sering jatuh dari kendaraan
sepeda atau motor atau mobil

jadi aku belum tua dan boleh dong gaul
di kalangan kamu yang merasa muda
( sorry masih bersambung dan belum di edit )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEST / My Info

test tampilan