Senin, 16 September 2013

ANTARA OMBIKE DAN SOEHARTO PRESIDEN R.I. KE 2 DAN SYAIR LAGU TERLARANG


Pada suatu hari  Ombike pernah sibuk dan bingung juga galau, karena hari itu Ombike masih belum bisa membantu seorang tetangga untuk mendapatkan sebuah lagu dengan syair tertentu, dan bahkan walau hanya untuk membantu menemukan judul lagu yang di cari oleh tetangganya itu, Ombike belum bisa membantu.
Dan lagu itu adalah sebuah lagu Pop Indonesia yang di masa lalu, tepatnya di zaman Soeharto Jadi Presiden Republik Indonesia ke 2 pernah dilarang di nyanyikan di mana saja,  terutama di wilayah Indonesia, yang entah apa sebabnya di larang, oleh Soeharto, hanya Tuhan dan Soeharto yang mengatahui pasti.
Orang lain hanya bisa menduga seperti berikut ini:
1. karena Soeharto waktu itu merasa kesindir dengan syair lagu itu atau
2. syair lagu itu meresahkan masyarakat banyak.
Karena jika garis besar utama yang di pakai oleh Soeharto melarang sebuah lagu akibat syair lagu itu membuat Soeharto merasa kesindir, tapi mengapa Syair lagu karya yang juga dinyanyikan oleh penciptanya yang terkenal dengan nama Ebiet G Ade sendiri itu ada yang tidak di larang?, terutama di lagu yang berjudul "Nasihat pengemis kepada istrinya"  walaupun ada Syair yang menyatakan:

“Tuhan selamatkanlah,
istri dan anakku,
hindarkanlah hati mereka
dari iri dan dengki
kepada yang berkuasa dan kenyang
di tengah kelaparan

oh hindarkanlah mereka
dari iri dan dengki
kuatkanlah jiwa mereka
bimbinglah di jalanmu 2x”
…………………..
 Karena sejak awal Soeharto di angkat jadi Presiden Republik Indonesia ada issue yang menyatakan Soeharto mengangkat diri sendiri jadi Presiden atau jelasnya melakukan kudeta dengan memanfaatkan surat perintah sebelas maret yang sering di singkat  jadi “supersemar” itu.
Dan entah mengapa Syair lagu "Nasihat pengemis kepada istrinya" itu tidak dilarang, ada juga kemungkinan Soeharo salah menilai makna Syair lagu itu, misalnya  karena di nilai oleh Soeharto syair lagu itu mendukung Soeharto yang saat  itu berkuasa jadi Presiden Republik Indonesia ke 2,  atau bisa sebagai alat untuk membantu orang supaya ikut berdo’a seperti itu:
“Tuhan selamatkanlah,
istri dan anakku,
hindarkanlah hati mereka
dari iri dan dengki
kepada yang berkuasa dan kenyang
di tengah kelaparan

oh hindarkanlah mereka
dari iri dan dengki
kuatkanlah jiwa mereka
bimbinglah di jalanmu 2x”

sehingga langsung tidak langsung jika do’a semacam itu di kabulkan Tuhan, maka akan bisa menambah mempertahankan masa Jabatan Soeharto, hanya Tuhan dan Soeharto yang mengetahui pasti.
Dan syair lagu "Nasihat pengemis kepada istrinya"  itu lengkapnya seperti berikut ini:
“Istriku marilah kita tidur
hari larut malam
lagi sehari kita lewati
meskipun nasib semakin tak pasti

lihat anak kita tertidur menahankan lapar
erat memeluk bantal dingin pinggiran jalan
wajahnya kurus pucat
matanya dalam

Istriku marilah kita berdo’a
sementara biarkan lapar bertahan
Seperti yang pernah ibu ajarkan
Tuhan bagi siapa saja
Meskipun kita pengemis pinggiran jalan
Do’a kitapun pasti Ia dengarkan
Bila kita pasrah diri tawakal

Esok hari Perjalanan kita
masih sangatlah panjang
mari tidurlah
 lupakan sejenak
beban derita lepaskan

La..la..la..la..la..la..
Dengarkanlah nyanyi
La..la..la..la..la..la..
dari seberang jalan
La..la..la..la..la..la..
Usah kau tangisi
La..la..la..la..la..la..
nasib kita hari ini

Tuhan selamatkanlah,
istri dan anakku,
hindarkanlah hati mereka
dari iri dan dengki
kepada yang berkuasa dan kenyang
di tengah kelaparan

oh hindarkanlah mereka
dari iri dan dengki
kuatkanlah jiwa mereka
bimbinglah di jalanmu 2x
…………………..

Dan jiika mau mendengarkan bagaimana penyanyi Ebiet G Ade itu menyanyikan lagu itu, yang semuanya hasil karyanya sendiri, dari syairnya sampai aransement lagunya, silahkan tonton Video berikut ini:
( SOORY MASIH BELUM DI EDIT )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEST / My Info

test tampilan